
PEMALANG, JURNALIS AMGA - Pelatihan Ecoprint diadakan di Aula Cita Gading SMK Negeri 1 Ampelgading selama 2 hari berturut-turut pada hari Rabu, 6 Desember sampai dengan Kamis, 7 Desember 2023.
Kegiatan ini diikuti oleh 36 siswi dari jurusan Busana kelas XI selama dua hari. Pada hari pertama, kegiatan ini diawali dengan pembuatan Ecoprint basic yang kemudian dilanjut pada hari kedua yaitu melakukan pewarnaan menggunakan Manjakani.
Majakan atau manjakani (Quercus infectoria) adalah tumbuhan dengan buah keras dari pohon Quercus lusitanica yang digunakan untuk ramuan obat, serta proses mordan atau pewarna dengan tujung saat melakukan proses ecoprint.
Ecoprint merupakan salah satu teknik cetak yang ramah lingkungan karena menggunakan bahan alami atau ramah lingkungan. Bahan yang digunakan biasanya berupa daun, bunga, batang hingga mengomel. Bahan-bahan tersebut dapat menghasilkan berupa kain, pewarna, dan pola yang unik.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan teknik ecoprint pada para siswa, selain karena lebih ramah lingkungan juga bahan yang digunakan mudah didapat. Dengan melakukan pelatihan ecoprint ini, siswa dapat mengetahui tata cara pembuatannya dan dapat melihat peluang usaha yang besar dalam hal ini.
“Harapannya agar kelak siswi SMK Negeri 1 Ampelgading bisa mandiri dan membuat produk Ecoprint,” ucap Fatwa Diana Widi selaku narasumber.
Uploader : Valencia Amisesa
•••••••••••••••••••••••••
Ig : jurnalis_amga
X : n1_smk
Tiktok : jurnalisamga/smkn1ampelgading